Langsung ke konten utama

SKRIPSI DIHILANGKAN, MAHASISWA SEMESTER 14 KEGIRANGAN!!!

SKRIPSI DIHILANGKAN, MAHASISWA SEMESTER 14 KEGIRANGAN! (Foto : Istimewa)


Warta Tangsel - Kebijakan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim menghapus kewajiban skripsi disambut baik oleh beberapa mahasiswa dan pengamat pendidikan.


Tidak harus berbentuk skripsi, sekarang tugas akhir yang menjadi syarat kelulusan juga dapat berupa prototipe, proyek, atau bentuk lainnya yang dikerjakan secara individu maupun berkelompok.


Kewajiban menulis skripsi sebagai syarat kelulusan, praktik yang tidak diterapkan di banyak universitas di luar negeri, selama ini kerap dikritik — mulai dari menghambat kelulusan mahasiswa sampai hanya berguna mengisi rak perpustakaan kampus.


Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) terbaru juga menghapus kewajiban bagi lulusan magister (S2) dan doktor (S3) untuk menerbitkan makalah ilmiah di jurnal terakreditasi atau jurnal internasional.


Bagaimanapun, seorang pengamat pendidikan tetap berharap lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan untuk menulis karya ilmiah.

Mengapa skirpsi dihapus?

Menurut Nadiem Makarim, kebijakan menghapus skripsi bukan tanpa alasan. Ia menyebut bahwa banyak mahasiswa yang mengalami kendala saat mengerjakan skripsi, baik dari segi waktu, biaya, maupun bimbingan. Selain itu, ia juga menilai bahwa skripsi tidak selalu relevan dengan dunia nyata dan kebutuhan industri. Ia berharap dengan menghapus skripsi, mahasiswa dapat memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi dan kreativitas mereka.


Apakah diganti dengan tugas lain?

Ya, tentu saja dengan ditiadakannya skripsi bukan berarti para mahasiswa bisa lulus begitu saja tanpa tugas. Berikut adalah aternatif tugas yang dapat menggantikan skripsi. 

  • Prototipe: Tugas akhir berupa produk atau layanan yang dapat diuji coba dan dimanfaatkan oleh masyarakat atau industri. Contohnya adalah prototipe aplikasi, alat, atau sistem yang dapat menyelesaikan masalah tertentu.
  • Proyek: Tugas akhir berupa kegiatan atau inisiatif yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Contohnya adalah proyek sosial, kewirausahaan, atau penelitian kolaboratif dengan mitra luar kampus.
  • Bentuk lain: Tugas akhir berupa karya seni, karya sastra, karya jurnalistik, atau bentuk lain yang sesuai dengan bidang keilmuan dan minat mahasiswa. Contohnya adalah karya lukis, puisi, novel, artikel, atau podcast.

Nadiem Makarim menambahkan bahwa tugas akhir mahasiswa dapat dikerjakan secara individu maupun berkelompok, tergantung pada jenis dan tujuan tugas akhir tersebut


Syarat penerapan tugas akhir mahasiswa

Nadiem Makarim menegaskan bahwa kebijakan menghapus skripsi tidak berarti menghapus tugas akhir mahasiswa sama sekali. Ia mengatakan bahwa tugas akhir tetap harus dilakukan oleh mahasiswa sebagai salah satu bentuk penilaian capaian pembelajaran mereka. Namun, bentuk tugas akhir tersebut dapat disesuaikan dengan kurikulum dan standar mutu masing-masing program studi.

Untuk itu, Nadiem Makarim mengeluarkan Peraturan Mendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Dalam peraturan tersebut, ia memberikan syarat-syarat bagi program studi yang ingin menerapkan alternatif tugas akhir mahasiswa selain skripsi, yaitu:

  • Program studi telah menerapkan kurikulum berbasis proyek atau bentuk lain yang sejenis.
  • Program studi telah menetapkan standar capaian lulusan yang sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi.
  • Program studi telah menetapkan mekanisme penilaian tugas akhir yang objektif, transparan, dan akuntabel.
  • Program studi telah melibatkan pihak eksternal dalam proses penilaian tugas akhir

Dampak kebijakan dihapusnya skripsi

  • Meningkatkan kualitas dan relevansi lulusan perguruan tinggi dengan dunia nyata dan kebutuhan industri.
  • Mendorong mahasiswa untuk lebih kreatif, inovatif, dan mandiri dalam mengembangkan kompetensi dan minat mereka.
  • Memberikan fleksibilitas dan kebebasan bagi program studi untuk menyesuaikan kurikulum dan standar mutu mereka dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Mengurangi beban dan kendala yang dialami oleh mahasiswa, dosen, dan kampus dalam proses pembuatan dan bimbingan skripsi


Kesimpulan

Nadiem Makarim menghapus skripsi sebagai persyaratan kelulusan mahasiswa dengan alasan bahwa banyak mahasiswa mengalami kendala dalam mengerjakan skripsi, seperti masalah waktu, biaya, dan bimbingan. Ia juga menganggap bahwa skripsi tidak selalu relevan dengan dunia nyata dan kebutuhan industri. Sebagai gantinya, mahasiswa akan memiliki alternatif tugas akhir, seperti pembuatan prototipe, proyek sosial, karya seni, atau bentuk tugas akhir lainnya sesuai dengan bidang keilmuan mereka. Syarat penerapan tugas akhir ini diatur melalui Peraturan Mendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023. Dampak dari kebijakan ini diharapkan akan meningkatkan kualitas lulusan, mendorong kreativitas mahasiswa, memberikan fleksibilitas bagi program studi, dan mengurangi beban mahasiswa, dosen, dan kampus dalam proses skripsi.


Penulis : Farhan Ramadhan
Editor : Muhammad Miko Prayoga

Postingan populer dari blog ini

Wujudkan Mimpi Anak Indonesia, Mahakarya Pictures Rilis Trailer Resmi Film Petualangan ‘Pelangi di Mars’,

Launching Official Teaser Pelangi di Mars seputarmusikindo.com  - Jakarta, 13 Februari 2026 – Mahakarya Pictures resmi merilis trailer film petualangan anak bertema fiksi ilmiah, “Pelangi di Mars”, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (13/2). Film ini mengisahkan perjalanan seorang anak Indonesia di Planet Mars yang mengemban misi penting untuk mengatasi krisis air di Bumi. Dikembangkan selama lima tahun, film ini diproduksi menggunakan teknologi Extended Reality (XR) di Studio DossGuavaXR, lengkap dengan animasi 3D dan robot interaktif. Namun, seluruh kecanggihan teknologi tersebut ditegaskan hanya sebagai alat untuk memperkuat cerita dan emosi. Produser Dendi Reynando mengatakan, film ini lahir dari kepeduliannya terhadap minimnya pilihan tontonan anak dan keluarga di Indonesia. Ia ingin menghadirkan alternatif cerita yang dekat dengan identitas serta imajinasi anak Indonesia. Berbeda dari film anak pada umumnya, “Pelangi di Mars” menempatkan karakter anak sebagai pusat sekali...

Djakarta Warehouse Project 2025 Resmi Kembali ke Bali, Hadir Lebih Besar dan Penuh Kejutan

Foto Istimewa Jakarta - Djakarta Warehouse Project (DWP) kembali digelar di GWK Cultural Park, Bali, pada 12–14 Desember 2025. Setelah sukses besar tahun lalu, DWP25 hadir dengan skala lebih besar, area yang ditata ulang, serta penambahan lineup internasional dan lokal yang lebih variatif. Salah satu pengumuman terbaru datang dari sosok DJ dan produser UK Garage yang tengah naik daun, Sammy Virji, yang didapuk sebagai headliner baru. Ia bergabung dengan jajaran artis utama yang sebelumnya sudah diumumkan, siap menghadirkan set energik khasnya. Dari ranah trance, Ilan Bluestone siap membawa signature melodic euphoria Anjunabeats, sementara Space 92 kembali mengusung techno futuristik yang kerap mendominasi tangga lagu Beatport. Keduanya diprediksi menjadi magnet kuat bagi penggemar masing-masing genre. instagram.com/djakartawarehousproject Selain itu, DWP25 juga memberi ruang besar bagi talenta Indonesia. Franc Fala akan mewakili skena techno lokal dengan nuansa underground, sedangkan L...

Polsek Setu Salurkan Sembako ke Warga Desa Ragemanunggal

Foto istimewa Warta Tangsel, Bekasi -   Dalam rangka laksankan giat sosial, Polsek Setu, Polres Metro Bekasi, salurkan sembako ke warga yang terkena musibah angin puting beliung di Kp. Sadang, RT. 001, RW. OO1, dan RT. 002, RW. 001, Desa Ragemanunggal, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Selasa, 01 Oktober 2024, pukul 13.30 WIB s.d 15.25 WIB. Penyerahan sembako dipimpin langsung oleh Kapolsek Setu, AKP Ani Widayati didampingi Waka Polsek Setu, Iptu Eko Pamungkas, Kanit Provost, Aiptu Dede dan Bhabinkamtibmas Desa Ragemanunggal, Aipda Marsono. Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Bosim Pirmasyah, Sekdes Ragemanunggal, Omin Ketua RW. 001, Mili Ketua RT. 001 dan Toyib Ketua RT. 002. "Alhamdulillah, hari ini Polsek Setu mengadakan giat Bakti Sosial (Baksos) bagi warga yang terkena musibah angin puting beliung dan yang sedang sakit," ujar Kapolsek. Lebih lanjut ia mengatakan, adapun bantuan yang kita berikan berupa paket Sembako. "Semoga dengan bantuan yang kita berikan ini, bi...